BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul terus berkomitmen dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Bantul, telah dilaksanakan agenda Koordinasi dan Verifikasi Kabupaten Layak Anak (KLA) pada Selasa, 8 April 2026.
Kegiatan ini merupakan tahapan krusial dalam proses evaluasi mandiri sebelum data diajukan ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA) Republik Indonesia. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah penggunaan aplikasi "Cinta Anak" sebagai platform digital untuk mengintegrasikan data dan dokumen pendukung dari berbagai sektor.
Verifikasi Dokumen sebagai Langkah Awal
Dalam sambutannya, perwakilan DP3APPKB menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah pertama yang sangat menentukan. Proses verifikasi ini bertujuan untuk memastikan:
- Kelengkapan Dokumen: Memastikan seluruh instansi terkait telah mengunggah data pendukung sesuai dengan klaster yang ditetapkan.
- Kesesuaian Data: Melakukan validasi apakah narasi program yang dijalankan di lapangan sudah selaras dengan bukti fisik yang ada dalam aplikasi.
- Penguatan Indikator: Mengidentifikasi poin-poin yang masih memerlukan penguatan agar kriteria Kabupaten Layak Anak dapat terpenuhi secara maksimal.
Optimalisasi Aplikasi Cinta Anak
Pemanfaatan aplikasi "Cinta Anak" di Kabupaten Bantul menjadi bukti transformasi digital dalam pelayanan publik. Aplikasi ini memudahkan koordinasi antar-stakeholder (OPD, lembaga masyarakat, dan dunia usaha) dalam menghimpun capaian indikator KLA secara real-time dan transparan.
Menuju Bantul Kabupaten Layak Anak
Terwujudnya Kabupaten Layak Anak bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan upaya sistematis untuk membangun sistem pembangunan berbasis hak anak melalui integrasi komitmen dan sumber daya.
Melalui koordinasi dan verifikasi yang ketat di tingkat daerah, diharapkan seluruh berkas yang diajukan ke pusat benar-benar mencerminkan kondisi nyata di Kabupaten Bantul, sehingga visi untuk memberikan perlindungan dan hak-hak terbaik bagi anak-anak di Bantul dapat terealisasi dengan baik.
