Bantul – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Bantul menjadi tuan rumah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (16/7/2026) bertempat di Aula DP3APPKB Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kualitas layanan PUSPAGA dalam mendukung pembangunan ketahanan keluarga di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris DP3APPKB Kabupaten Bantul, dr. Florentina Sita Murti, M.Sc., serta dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3APPKB Kabupaten Bantul, Tatik Windari, S.Sos., M.S.E. Dalam sambutannya, dr. Florentina Sita Murti menyampaikan bahwa PUSPAGA memiliki peran strategis sebagai layanan preventif bagi keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan pengasuhan, perlindungan anak, maupun dinamika keluarga. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas para konselor dan mitra layanan menjadi hal yang penting agar masyarakat memperoleh layanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
Peserta bimbingan teknis terdiri dari unsur lintas sektor, antara lain Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Penyuluh KB Kapanewon, Konselor PUSPAGA Projotamansari, Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA), Koordinator Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta penyuluh dari puskesmas di wilayah Kasihan, Banguntapan, Imogiri, Sewon, dan Bantul.
Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh materi Teknik Dasar Konseling yang disampaikan oleh Lystianingtyas Alfani Putri, S.Psi., M.Psi., Psikolog dari Wiloka Workshop Yogyakarta. Materi ini membekali peserta dengan keterampilan dasar dalam membangun komunikasi yang efektif, empatik, dan berpusat pada kebutuhan klien.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Psychological First Aid (PFA) yang disampaikan oleh Nurtika Ulfah, M.Psi., Psikolog dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Sleman. Materi tersebut menekankan pentingnya pemberian dukungan psikologis awal kepada individu yang mengalami situasi krisis maupun tekanan emosional sebelum mendapatkan penanganan lanjutan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik konseling dan PFA, diskusi, serta sesi tanya jawab sebagai sarana memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
Melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, diharapkan kompetensi para konselor PUSPAGA dan jejaring layanan keluarga di Kabupaten Bantul semakin meningkat sehingga mampu memberikan layanan konsultasi, edukasi, dan pendampingan keluarga secara optimal. Sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, berkualitas, dan mampu menjadi lingkungan yang aman serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
